Semarang – Pandemi Covid-19 telah berimbas ke berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya kesehatan dan perekonomian, pendidikan pun juga terkena dampaknya. Meski demikian, tak berarti pendidikan lantas macet karena pandemi Covid-19. Bagi Univeristas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pandemi Covid-19 tidak menghalangi untuk terus maju dalam berbagai kegiatan pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat termasuk di dalamnya program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Unimus menyelenggarakan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2022, pada Kamis (27/01/2022).

Bertempat di halaman Gedung Serba Guna Unimus, acara pelepasan diikuti 700 peserta dari 13 program studi yakni S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Sastra Inggris, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S1 Gizi, S1 Teknologi Pangan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Pendidikan Kimia, S1 Pendidikan Matematika, S1 Statistika, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin dan S1 Ilmu Keperawatan. KKN PPM Unimus 2022 dilaksakan secara luring di Kabupaten Semarang yakni di empat kecamatan (Kecamatan Tengaran, Kecamatan Getasan, Kecamatan Susukan dan Kecamatan Kaliwungu) dan didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan masing-masing.

Hadir memberikan sambutan sekaligus melepas mahasiswa KKN PPM, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. Pihaknya menyampaikan bahwa program KKN saat ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara luring di tengah pandemi Covid-19. Sehingga harus tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19. “Hal terpenting dari KKN adalah bisa berinteraksi dan beradabtasi di masyarakat. Background pendidikan kalian bisa dipraktekkan langsung di masyarakat sehingga membuat terobosan bersama. Selain itu, mahasiswa KKN PPM Unimus 2022 harus bisa menjadi teladan. Dimana sikap maupun program kalian bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Hal ini bisa diperoleh dengan tetap menjaga tingkah laku kalian jadi jaga nama baik almamater, “ungkapnya

By admin